W E L C O M E


Search

10 August 2015

Save the earth sekaligus curhat: Pembalut kain

pembalut kain
Pengen curhat nih, kemaren sempet merasakan hebohnya berita pembalut sekali pakai yang berklorin, kamu juga termasuk yang galau ga? Jujur sih aku ga ngerasain galau soal pemakaiannya, karena udah cukup lama aku beralih ke pembalut kain atau menspad. Meski aku memang jual pernak-pernik popok kain dan pembalut kain ini bukan berarti aku menyalahkan pemakai pembalut sekali pakai loh. Bahkan aku ga suka 'pertarungan' antara pendukung pembalut dispo dan pembalut kain ini cuma gara-gara hasil uji YLKI itu baru booming. Padahal, kalau kamu sadar udah sejak lama masalah segala hal sekali pakai ini numpuk terus di bumi kita.

Apa sih manfaatnya pakai pembalut non sekali pakai?
ini versiku sebagai pemakai ya bukan penjual
1. bisa dicuci-jemur-pakai pas dapet-cuci lagi-jemur lagi dan seterusnya, jadi pas menstruasi datang ga bingung beli dispo pad, tinggal ambil washable pad di lemari
2. karena dicuci ini ga pusing kudu buang sampah, ga harus cari kresek buat bungkus, and that means, berkuranglah sampah kita
3. meski lebih tebal dari pembalut sekali pakai, tapi lama-kelamaan aku justru lebih nyaman dengan yang kain ini, dan ga suka sama pembalut tipis
4. ga mikir tembus karena buatku ga begitu mudah geser dibanding pembalut dispo

meski gitu ada beberapa hal yang bikin washable menstual pad ini males dipake embak dan emak-emak
1. sebagian orang jijik kalau harus mencuci kain yang terkena darah, meskipun itu darah dia sendiri
2. ada yang males karena pembalut kain memang rasanya 'tebel'
3. pembalut kain itu memang ga praktis dari segi bepergian, karena harusnya dicuci setelah pakai, ga bisa bayangin gimana kalau harus ditampung dulu baru dicuci 2 hari kemudian, eits tapi aku biasa tuh kemana-mana bawa menspad, dan bisa langsung dicuci di hotel juga, tinggal gimana manajemen kita aja
4. harga awal menspad itu mahal, paling murah sekitar 15rb/pc, bandingkan dengan pembalut sekali pakai yang 15rb udah dapet selusin

Ya gitulah perbandingannya, jadi kamu mau pilih pake yang mana sih terserah aja, decision is in your hand, begitu juga semua resikonya

No comments:

Post a Comment

Terimakasih kunjungan dan komentarnya, mohon tidak mencantumkan link hidup di kolom komentar ya. Salam Blogging!

Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...