20 June 2017

Menu Ramadhan Arabic Van Java Hotel Aston Semarang

Di bulan ramadhan biasanya setelah seharian menahan lapar dan dahaga ada kalanya kita pengen banget berbuka pake yang enak-enak ya guys, tapi bingung kalo di rumah makan pasti menunya gitu-gitu aja.

Naaaah, kalau bingung cari tempat buka puasa yang menunya buanyak tapi lezat sekaligus menikmati tempatnya sambil ngobrol sama teman atau keluarga, inih saya rekomendasikan reservasi tempat aja di Hotel Aston Semarang.

Karena tahun lalu setelah sukses dengan menu Selera Nusantara, tahun ini Eksekutif Chef Andi Nuraji mengusung tema yang ga kalah menarik, yaitu Arabic Van Java. Tema yang mengusung konsep ambient Arab ini dipadukan citarasa Semarang dan masakan Indonesia lainnya.

Dipatok dengan harga 99.000 Net per orang saya rasa sangat sepadan dengan semua hidangan yang bisa kita ambil dan nikmati sepuasnya, tak terbatas pada makanan tapi juga minumannya.

Rp. 99.000 ini akan di diskon 20% jika kamu adalah tamu hotel yang sedang menginap di Aston. Dan buat yang bawa anak kecil di bawah usia 12 tahun, juga dapat diskon 50% lho. Bahkan jika berencana buat acara buka bersama yang bawa pasukan lebih dari 10 orang, Aston memberikan diskon berupa 10 free 1. Asyiik kan!

Dan Alhamdulillah Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 17 Juni 2017, blogger-blogger kece dari Gandjel Rel termasuk saya #uhuk berkesempatan mencicipi menu ramadhan yang disediakan oleh Hotel Aston Semarang ini.

Setelah berkenalan dengan PR Aston, yaitu mba Monica dan menyimak penjelasan Arabic Van Java dari chef Andi kami dipersilahkan mengambil hidangan berbuka. Ruang Jade Restoran yang cukup luas kala itu sudah tertata rapi dan sebagian besar meja sudah tertera nama-nama pemesannya. Begitu jam menunjukkan pukul 5, wuah makin ramai deh tetamu hilir mudik mengambil hidangan yang sudah disediakan secara buffet.

 

Menu pembuka puasa yang identik dengan rasa manis yang saya ambil adalah kurma, pudding warna pink, mini lumpia, dan roti sarang semut. Sedangkan untuk main coursenya saya pilih aneka sate, lamb tangine dates, charmoula fish, red bean stew, lablali dan sambal matah 😋

Begitu adzan magrib berkumandang, langsung deh dimakan semuanya, padahal kalo di rumah biasanya sholat maghrib dulu, hihi. Tapi kemaren nasi yang saya ambil sih ga banyak jadi ketika selesai makan ga kesulitan sujud dengan perut menggendut 😊

Semua yang saya ambil ludes ga bersisa karena memang enak dan nikmat, seperti lamb tangine yang citarasa gurih, harusnya dimakan bersamaan dengan kurmanya, tapi meski saya makannya sendiri-sendiri dan awalnya agak aneh tapi tetep aja masuk perut, hahaha. Lablali yang namanya asing ini ternyata isinya kacang arab/ chicpeas, jadi soupnya bertekstur dan berwarna bukan sup bening, tapi saya sukaaa banget menu ini.

Traditional corner martabak dan kebab yang ada setiap hari
Traditional corner satay yang ada setiap hari
Gimana nih, setelah baca post ini jadi ngiler ga? Eh padahal selain menu yang udah saya tulis di atas, Hotel Aston merotasi menu per 5 hari loh, jadi akan ada masakan yang berbeda setiap harinya, kecuali menu area carving station dan traditional (keterangan bisa lihat gambar di atas).


Asmaul Husna terbuat dari Coklat sebanyak 20kg
Dan setelah selesai berbuka & shalat maghrib, buat yang hobi posting di instagram, kita bisa foto-foto dulu di cardboard IG hotel Aston Semarang atau area pool yang viewnya cakep. Masih kurang jeprat-jepretnya? Di area Lobi hotel juga ada Kubah Coklat Asmaul Husna yang dibuat dari 12 kg white chocholate dan 8 kg dark chocholate. Awas jangan digigit ya meski bau coklatnya menggoda 😸.

Untuk yang pengen berbuka di Aston Semarang, bisa reservasi terlebih dulu di nomor 024-3566869 supaya kebagian tempat ya.

Hotel Aston Semarang
 MT Haryono No.1, Sayangan, Semarang Tengah
IG: instagram.com/astonhotelsemarang
Youtube: youtu.be/lVdU4DYv6GA

7 comments:

  1. Itu coklatnya yang display bisa dimakan gak ya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren kesenggol tangan waktu poto. Pengen kupotek sih.hehe

      Delete
  2. Blogger-blogger kece *uhuk!
    btw iyakah si lablali itu dari kacang-kacangan Arab? aku pikir kentang LOL abis rasanya mirip bgt ama kentang sik :p



    gayeman.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ujha ini makanan arabian dr tunisia aslinya pake kacang arab. Di menu jg tulisannya gtu. Tadine jg kupikir kentang

      Delete
  3. Replies
    1. Sama mba gr2 nulis ini jd pengen kebab

      Delete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Terimakasih kunjungan dan komentarnya, mohon tidak mencantumkan link hidup di kolom komentar ya. Salam Blogging!