Waspada! Jangan Sampai Tertipu Modus Penipuan Ini!

Table of Contents

Di suatu siang, saya dan suami dikagetkan oleh suara tangis seseorang yang kami kenal betul. Ia kemudian masuk ke rumah tanpa mengucapkan salam seperti biasanya, dan akhirnya terduduk di lantai ruang tamu, tentunya masih sambil terisak bernada frustasi, sambil mengatakan "aku baru ketipu om....., gimana ini 😭"

bermacam modus penipuan
Sepenggal kisah yang saya ceritakan di atas adalah kejadian nyata yang menimpa Keponakan. Ia ditipu melalui telepon dan si penipu berhasil menggondol kurang lebih 6 juta rupiah yang ditransfer ke nomor e-wallet Ovo dan Dana.

Alur yang digunakan si penipu pada ponakan sebenarnya cukup berbelit dan rumit namun ponakan saya seolah seperti terhipnotis sehingga rela melakukan apa saja yang diperintahkan. Semua itu terjadi hanya berawal dari kalimat pemberitahuan "selamat anda mendapatkan hadiah sebesar 2 juta rupiah".

Macam-macam Modus Penipuan

Ada berbagai macam modus penipuan yang beredar sekarang ini. Beberapa adalah trik lama yang didaur ulang dan ada juga modus baru yang memanfaatkan celah teknologi. Di postingan saya akan tuliskan trik-trik penipuan yang pernah dan yang sedang digunakan. Silahkan dicermati supaya anda tidak tertipu.

1. Mama Minta Pulsa
Mama Minta Pulsa adalah modus lama. Penipu biasanya menggunakan pesan singkat atau sms dan mengaku sebagai mama atau papa atau anggota keluarga yang butuh pulsa. Modus ini biasanya meminta pulsa tidak terlalu besar dibanding penipu lain tapi tetep aja nyesek kalau kena tipuannya.

Saya sendiri pernah tertipu modus ini. Saat itu pelakunya sms menggunakan nomor teman yang memang biasa membeli pulsa. Padahal si teman baru saja kehilangan handphonenya di suatu tempat. Jumlahnya 100 ribu rupiah sih. Tapi bagi anak kuliah jumlah segitu cukup besar apalagi di tahun 2009.

2. Keluarga Kecelakaan
Sempat populer digunakan sebagai modus penipuan yang membuat panik para calon korban. Caranya adalah dengan menelpon orang yang memiliki anak yang sekolah atau kuliah di luar kota. Umumnya pelaku menelpon di hari Jumat atau akhir pekan dan mengatakan jika anaknya mengalami kecelakaan serta perlu operasi dengan biaya besar.

Tetangga saya pernah tertipu modus ini sejumlah jutaan rupiah dengan mengatasnamakan kecelakaan pada anaknya yang kuliah di Semarang.

3. Keluarga Ditangkap Polisi
Modus penipuan ini hampir sama dengan modus Keluarga Kecelakaan.

4. Mengaku Saudara/ Teman Lama
Pernah ngga ditelepon nomor tidak dikenal dan suara di seberang mengaku saudara jauh atau teman yang lama tidak bersua. Waspadalah jika mengalami kejadian seperti ini. Alasannya adalah banyak modus penipuan yang menggunakan cara mengaku saudara atau teman lama namun ujung-ujungnya meminta transferan atau mengajak kerjasama bisnis tapi tentu saja uang anda akan dibawa lari.

5. Mengaku Pemilik Kontrakan
sms penipuan pemilik kontrakan
contoh penipuan ngaku pemilik kontrakan

Biasanya penipu menjaring calon korban dengan mengirimakan sms berisi kontrakan berpindah kepemilikan dan pembayaran harus dilakukan secepatnya via transfer, padahal itu mah akal-akalan saja.

6. Barang Lelang Pegadaian
sms penipuan lelang
contoh penipuan modus lelang barang

Modus yang satu ini memanfaatkan nama Pegadaian. Biasanya penipu mengirimkan sms atau WA berisi link lelang barang-barang yang biasanya dilelang Pegadaian. Jika diklik link akan membuka situs gratis dan menampilkan barang seperti emas dilelang dengan harga sangat murah bahkan hingga setengah harga pasar. Tentu saja jangan sampai tertipu karena Pegadaian tidak melelang dengan cara online.

7. Kode Nyasar Mengaku Pegawai Alfamart Indomaret
contoh penipuan ngaku kasir Alfamart/ Indomaret
contoh penipuan ngaku kasir Alfamart/ Indomaret

Hati-hati! Hingga 2021 masih banyak yang terjebak penipuan ini. Modusnya penipu mengirim WA dan mengaku sebagai karyawan Indomaret atau Alfamart yang salah mengirim kode berbahasa Thailand atau India. Lalu mereka meminta korban untuk screenshoot/ copas/ forward kode yang masuk ke hp korban ke pelaku. 

Kalau ada sms sejenis ini mohon jangan ditanggapi ya. Karena jika ditanggapi dan memberi kode yang masuk, mereka akan mengambil alih whatsapp milikmu dan akibatnya bisa panjang misalnya meminta uang dari teman dan kerabat.

8. SMS Bantuan Cair/ SMS Dapat Hadiah/ Telepon Menang Hadiah
sms penipuan
contoh sms penipuan menang hadiah

Modus "SMS Dapat Hadiah" juga sama aja sih. Intinya si penipu mengabarkan bahwa korban mendapatkan hadiah sejumlah uang atau pulsa atau saldo e-wallet. Supaya terkesan 'real' calon korban akan digiring ke link website abal-abal. Kemudian setelah itu calon korban akan disuruh menelpon ke nomor tertentu.

Please ya jangan percaya cara seperti ini walaupun mereka menyebutkan nama-nama pejabat atau siapapun.

Untuk modus "Telepon Menang Hadiah" seperti yang ponakan saya alami, penipu menanyakan hadiahnya ingin dicairkan lewat apa. Apakah ke pulsa, nomor rekening atau saldo e-wallet misalnya Shopee. Ketika ia menjawab mau dicarikan ke saldo Shopee, nah dari sini ponakan justru dimanipulasi dan menyerahkan no otp akun Shopee-nya dan akibatnya selain saldo Shopeenya dikuras, penipu juga mengambil limit Spinjam yang disediakan Shopee.

Perlu diingat, jika ada yang menghubungi dan mengabarkan anda memenangkan hadiah, pertama jangan senang dulu. Ingat-ingat dan kroscek apakah anda pernah mengikuti undian, giveaway atau sayembara tertentu. Jika memang iya pernah mengikuti sebuah giveaway misalnya, menurut pengalaman saya yang beberapa kali memenangkan giveaway, para penyelenggara tidak pernah meminta kode pribadi apapun. Yang diperlukan biasanya disesuaikan dengan penerimaan hadiah, misalnya jika hadiahnya saldo GoPay, ya yang diperlukan hanya nomor GoPay, BUKAN KODE OTP atau PIN atau PASSWORD!

9. Investasi Bodong

Jika bicara penipuan dengan modus investasi sebenarnya ada banyak banget juga. Tapi pada umumnya investasi bodong memberi iming-iming imbal hasil yang besar. Misalnya dengan menyetor 1 juta rupiah kita akan mendapatkan dana kembali sebesar 3 juta rupiah dalam 1 minggu bahkan ada yang menjanjikan hitungan jam. Wah mimpi kali ye namanya sih!

Supaya tidak mudah tertipu modus yang satu ini cobalah terapkan prinsip berinvestasi ala duniaqtoy yaitu tidak titip-titip dana investasi kepada siapapun atau pihak manapun. Kalau mau berinvestasi langsung aja dikelola sendiri misalnya dengan membuka akun di Ajaib atau Bareksa.

10. Menyamar menjadi CS
Melaporkan atau menanyakan sebuah masalah di medsos seperti twitter atau instagram adalah hal lumrah di masa kini. Selain lebih praktis, tidak menghabiskan pulsa, komplain secara daring juga lebih cepat ditanggapi. Namun kegiatan seperti ini juga bisa menjadi mangsa empuk para penipu lho.

Misalnya nih, saya ingin bertanya cara mengetahui rekening bank masi aktif atau tidak pada akun layanan pelanggan sebuah bank. Tentu saja saya bertanya pada akun resmi bercentang biru.
waspada penipu/ cs gadungan


Namun ketika memperoleh jawaban, kita wajib berhati-hati dan memperhatikan benar-benar siapa yang menjawab. Karena biasanya penipu akan menyamar menjadi cs gadungan dengan membuat akun yang hampir mirip dengan akun customer service asli. Bila anda tidak sadar dan mengikuti pancingan para penipu tersebut, bukannya masalah selesai tapi justru rekening yang habis dikuras.

Kasus seperti ini pernah terjadi pada keluarga saya yang terpaksa rela kehilangan 10 juta rupiah saat bertanya pada akun resmi sebuah bank. Ia yang terburu-buru tidak mengetahui bahwa penipu juga ikut menanggapi dengan cara mengirim DM. Begitu sadar nasi sudah menjadi bubur. Sayang 'bubur'nya tidak bisa diberi cakue 😭


Penutup
Harus diakui, di dunia ini tidak semua orang itu orang baik. Kenyataanya banyak orang jahat yang memanfaatkan celah keamanan untuk menipu orang lain yang awam atau sedang lengah. Dan jangan berpikir tidak memiliki uang di rekening tidak akan menjadi sasaran penipuan, karena seperti yang dialami oleh keponakan dan banyak orang juga, di zaman sekarang para kriminal itu juga berusaha menguras limit pinjaman di aplikasi yang menyediakan pinjaman seperti Shopee atau aplikasi pinjol. Sungguh jahat banget mereka!

Banyak orang juga merasa mereka dihipnotis ketika menerima telepon penipuan tersebut. Tapi menurut saya ketika penipu menyebut 'selamat anda memenangkan uang sebesar sekian juta' dan kita menanggapi dengan senang apalagi menjawab "iya", secara setengah sadar kita sudah terkena 'jebakan' para penipu itu, sehingga proses penipuan selanjutnya pun berjalan tanpa kendala bahkan korban rela menyerahkan pin, kode otp, password serta data pribadi lainnya. Padahal semua aplikasi sudah seringkali memberi peringatan untuk TIDAK MEMBERIKAN KODE OTP/ PASSWORD KEPADA SIAPAPUN termasuk kepada mereka yang mengaku sebagai karyawan.

Menurut saya sih, pesan bang Napi "waspadalah...waspadalah" itu ada benarnya dan, malahan harus selalu diterapkan kapan saja dan di mana saja, daripada menyesal kemudian.

8 comments

Terimakasih kunjungan dan komentarnya,
Mohon maaf yang memasukkan link hidup dihapus otomatis ya.
Salam Blogging!
Comment Author Avatar
September 15, 2021 at 2:30 PM Delete
no1 & 7 paling sering nih mba.. bikin kesel saja ya.. ada lagi yg seolah pesan dari teman lama, tapi biasanya nelpon klo yg begini.. setujuu..kuncinya adalah waspada!
Comment Author Avatar
September 15, 2021 at 4:18 PM Delete
Orang melakukan segala cara ya untuk mendapatkan uang dengan cara tidak halal salah satunya ini menipu sayapun pernah ditlp katanya dapet hadiah bla2 dan jujur dlu awal2 pas blm tau smpet percaya untungnya ada sodara yg kasi tau kalo itu penipuan
Comment Author Avatar
September 15, 2021 at 11:43 PM Delete
Aku pernah kena mbak, 9 tahun lalu, 15 juta huhu, dan aku kayak percaya gak percaya bisa ketipu, huhu, duh semoga si keponakan kuat ya, dan apa yang hilang dapat diganti dengan sebaik baik pengganti, Aamiin
Comment Author Avatar
September 23, 2021 at 10:42 AM Delete
seolah seperti terhipnotis biasanya mba. Memang menyesakkan
Comment Author Avatar
September 16, 2021 at 12:03 AM Delete
Sms penipuan, telepon penipuan. Beneran, itu bikin gregetan banget sih. Bagi orang yang waspada, paling engga udah tahu dan gak nanggepin tapi bagi yanh awam, bahaya bgt.

Kasihan ya mbak, yang udah kadarung ngeluarin uanh sampai jutaan. Akutuh pengennya mereka, para penipu itu di blog sama pemerintah huhu
Comment Author Avatar
September 16, 2021 at 1:53 AM Delete
Yang meresahkan tuh merode penipuan berkembang seiring jaman ya mba. Dan jujur, aku pernah mau coba melalorkan di web pemerintah tapi ada kesulitan dan tidak menemukan titik terang. Semoga kedepannya sistemnya bisa makin matang.
Comment Author Avatar
September 23, 2021 at 10:00 AM Delete
Beberapa kode dan penipuan umumnya melalui pesan singkat di ponsel. Usahakan tidak membuka bahkan klik link yang masuk. Jika no nya tidak tersimpan di ponsel. Biasanya saya abai.
Comment Author Avatar
September 29, 2021 at 11:27 PM Delete
Mungkin Krn aku lama kerja di bank, yang membentuk sifatku jadi sangat hati2 dengan yg namanya kerahasiaan data, bawaannya jadi selalu curiga kalo ada org ga dikenal nelpon mba :p. Kalo email ATO wa ATO SMS mah, udahlah, auto masuk spam itu 🤣. Tapi kalo nelpon, aku udh jutek duluan kalo nomor ga dikenal. Pernah sekali ditelp penipu gini, pura2 menang undian modusnya. Ditambah aku lagi PNS pas dia nelpon, uwaaaah habiis aku bentak hahahahah. Salah orang banget dia :p
Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Link Banner Intellifluence Herd Worth Value: $97 Intellifluence Trusted Blogger Link Banner Link Banner Link Banner Seedbacklink