![]() |
| 3km pertama di Sriboga Run |
Hahaha rasanya kayak harus sedunia tahu kalau saya emang akhirnya seneng lari.
Pasalnya saya dulu benci banget sama olahraga yang satu ini. Sejak sekolah, setiap ada praktek penjaskes yang harus lari, saya pasti prengat prengut menjalaninya. Guru OR selalu menegur tapi ga pernah saya pedulikan karena emang semuak itu 😂.
Entah bisa dibilang ujug-ujug atau bukan, berawal dari program penurunan berat badan yang berhasil menghempas 17 kilogram dari tubuh ini, saya mulai bosan dengan aerobik dan jalan kaki yang gitu-gitu aja, tiba-tiba mencoba lari dan boom.... 2 event lari pun sudah saya ikuti per Februari 2026.
Event lari yang pertama berbayar bertajuk Sriboga Run. Saya berhasil menempuh jarak sejauh 3km. Kemudian yang kedua Bangorun. Saya nekat saja mendaftar karena gratis. Bahkan di Bangorun semua peserta yang merampungkan 5km sesuai Strava mendapatkan goodiebag berisi burger bangor. Tanpa pikir panjang saya join dan yes, bisa juga 5km meski banyak jalan daripada larinya, hehehe.
![]() |
| goodiebag dari event Bangorun |
Berikut adalah daftar lengkap istilah populer dalam dunia lari:
Pace: Kecepatan lari yang dihitung dalam satuan menit per kilometer (contoh: pace 6:00 artinya 1 km ditempuh dalam 6 menit).
PB (Personal Best): Rekor waktu tercepat pribadi pada jarak tertentu.
BIB: Nomor dada peserta yang biasanya dilengkapi chip untuk mencatat waktu tempuh secara elektronik.
COT (Cut Off Time): Batas waktu maksimal yang ditentukan penyelenggara untuk menyelesaikan perlombaan.
DNF (Did Not Finish): Istilah bagi pelari yang tidak berhasil menyelesaikan balapan hingga garis finis.
DNS (Did Not Start): Pelari yang sudah terdaftar tetapi tidak memulai lomba.
Pacer: Pelari pendamping yang bertugas menjaga kecepatan stabil untuk mencapai target waktu tertentu.
Race Pack: Paket peralatan yang diambil sebelum lomba, berisi BIB, kaos, dan perlengkapan lainnya.
Carbo Loading: Strategi meningkatkan asupan karbohidrat beberapa hari sebelum lomba lari jarak jauh.
Interval Training: Latihan lari yang menggabungkan sesi intensitas tinggi (cepat) dan rendah (lambat/jalan) secara bergantian.
Tempo Run: Latihan lari dengan kecepatan konstan yang cukup tinggi (di atas kecepatan santai) untuk meningkatkan endurance.
Heart Rate (HR): Denyut jantung per menit yang digunakan untuk memantau intensitas latihan.
Cadence: Jumlah total langkah kaki dalam satu menit.
Strength Training: Latihan beban atau kekuatan otot untuk menunjang performa lari dan mencegah cedera.
Cross-Training: Latihan olahraga non-lari seperti bersepeda atau berenang untuk melatih kardio tanpa beban berlebih pada kaki.
Warm Up: Pemanasan sebelum berlari untuk mengurangi risiko cedera.
Cool Down: Pendinginan setelah berlari untuk mengembalikan detak jantung ke kondisi normal.
Easy Run: Lari santai dengan kecepatan lambat, memungkinkan pelari untuk berbicara saat berlari.
Long Run: Lari jarak jauh yang dilakukan untuk membangun daya tahan tubuh (endurance).
Fueling: Konsumsi nutrisi atau energi (gel, minum) saat berlari jarak jauh.
Sub: Pencapaian waktu finis di bawah target tertentu.
Ya itulah awal mula join dunia pe-lari-an dan istilah dalam dunia lari. Siapa nih yang lagi senang lari juga. Share ceritamu di kolom komentar yuk.


Komentar
Posting Komentar
Terimakasih kunjungan dan komentarnya,
Mohon maaf yang memasukkan link hidup dihapus otomatis ya.
Salam Blogging!